10 Ide Foto Keluarga Saat Liburan yang Jarang Terpikirkan

10 Ide Foto Keluarga Saat Liburan yang Jarang Terpikirkan

Liburan bersama keluarga selalu punya cerita kecil yang sayang dilewatkan. Sarapan sebelum berangkat, perjalanan menuju tempat wisata, sampai kejadian lucu di tengah jalan bisa menjadi kenangan yang menarik saat dilihat kembali.

Morians tidak harus menunggu semua orang siap bergaya di depan kamera. Aktivitas sederhana selama perjalanan justru bisa menghasilkan foto keluarga yang natural dan punya cerita.

1. Berjalan Bersama dari Belakang

Saat keluarga berjalan menuju tempat wisata, coba ambil gambar dari belakang. Biarkan setiap orang berjalan dengan langkah masing-masing tanpa perlu mengatur pose.

Jalan setapak, tangga, lorong, hingga area terbuka bisa menjadi latar. Sudut ini juga dapat memperlihatkan suasana tempat yang sedang dikunjungi.

Foto dari belakang cocok ditempatkan sebagai pembuka rangkaian foto karena memberi gambaran tentang perjalanan yang baru dimulai.

2. Momen Sarapan Bersama

Sarapan sebelum berangkat sering terlewat dari kamera. Padahal, meja makan bisa menyimpan cerita kecil tentang suasana pagi saat liburan.

Ambil gambar ketika keluarga sedang mengambil makanan, menuangkan minuman, mengobrol, maupun menikmati hidangan. Foto seperti ini dapat masuk dalam rangkaian foto keluarga saat liburan.

Coba gunakan sudut dari samping meja agar makanan dan aktivitas keluarga masuk dalam satu frame.

3. Foto Saat Bersiap Pergi

Sebelum meninggalkan penginapan, ada banyak aktivitas yang menarik untuk difoto. Memakai sepatu, memasukkan barang ke tas, mengecek kamera, sampai mencari barang yang terselip bisa menjadi bagian dari cerita.

Morians bisa mengambil gambar tanpa menghentikan aktivitas. Koper, tas, topi, kamera, dan perlengkapan perjalanan juga dapat masuk sebagai detail.

Kumpulan gambar ini bisa menjadi awal cerita dalam ide foto keluarga yang menggambarkan persiapan sebelum berangkat.

4. Naik Kendaraan Bersama

Perjalanan menuju destinasi juga layak masuk galeri. Foto di dalam mobil, kereta, bus, maupun kendaraan wisata dapat memperlihatkan suasana selama perjalanan.

Ambil gambar saat anggota keluarga melihat pemandangan dari jendela, berbincang, membaca peta, maupun menikmati camilan. Pantulan kaca kendaraan juga dapat menghasilkan sudut gambar yang menarik.

Momen sederhana seperti ini membuat foto liburan keluarga tidak hanya berisi gambar di tempat wisata.

5. Mencoba Makanan Lokal

Berburu makanan khas menjadi salah satu aktivitas menarik saat liburan. Selain memotret makanan, abadikan juga reaksi keluarga saat mencicipinya.

Ekspresi kaget karena rasa pedas, tertawa setelah mencoba makanan baru, sampai momen saling menawarkan makanan bisa menjadi gambar yang punya cerita.

Morians dapat memasukkan foto makanan bersama foto keluarga dalam satu rangkaian. Hasilnya akan mengingatkan pada kuliner yang pernah dicoba dalam perjalanan.

6. Bermain di Destinasi Wisata

Aktivitas bermain dapat menghasilkan gambar yang jauh dari kesan formal. Saat berada di pantai, taman, area bermain, maupun tempat wisata keluarga, biarkan setiap orang menikmati aktivitas masing-masing.

Fotografer bisa mengambil gambar ketika anak berlari, bermain pasir, mencoba wahana, maupun menjelajahi area sekitar.

Bagi Morians yang mencari foto keluarga aesthetic, ambil gambar dari jarak tertentu sambil memanfaatkan lingkungan sebagai latar. Gerakan spontan sering menghasilkan ekspresi yang menarik.

7. Menikmati Pemandangan dari Kejauhan

Sesekali, ambil gambar keluarga dari jarak jauh. Tempatkan anggota keluarga di salah satu sisi frame dan gunakan pemandangan sebagai bagian utama gambar.

Pantai, gunung, danau, taman, sampai lanskap kota dapat menjadi latar. Komposisi seperti ini memperlihatkan hubungan antara keluarga dan tempat yang sedang dikunjungi.

Gaya tersebut juga bisa menjadi variasi pose foto keluarga. Tidak perlu semua orang menghadap kamera. Berdiri sambil melihat pemandangan sudah cukup.

8. Foto Siluet Saat Sunset

Matahari terbenam bisa menjadi waktu yang pas untuk mencoba foto siluet. Posisikan keluarga membelakangi sumber cahaya dengan langit sebagai latar.

Coba beberapa gerakan sederhana. Berjalan bersama, berdiri berdampingan, bergandengan tangan, maupun melambaikan tangan bisa menghasilkan bentuk siluet yang menarik.

Morians dapat menjadikan hasilnya sebagai salah satu bagian dari momen liburan. Pilih waktu ketika matahari mulai turun agar warna langit ikut masuk dalam gambar.

9. Momen Random di Tengah Perjalanan

Tidak semua foto harus direncanakan. Momen saat keluarga salah jalan, membeli camilan, menunggu kendaraan, mencari tempat duduk, maupun tertawa karena kejadian lucu juga layak masuk galeri.

Siapkan kamera ketika aktivitas berlangsung. Foto spontan sering menyimpan cerita yang tidak muncul dalam sesi foto dengan pose.

Hal ini termasuk tips foto keluarga yang mudah dicoba. Morians cukup memperhatikan keadaan sekitar dan siap mengambil gambar ketika ada momen menarik.

10. Foto Sebelum Pulang

Sebelum meninggalkan destinasi, ambil satu foto bersama sebagai penutup perjalanan. Lokasinya bisa di depan pintu masuk, dekat kendaraan, area penginapan, maupun tempat favorit selama liburan.

Ajak seluruh anggota keluarga masuk dalam satu frame. Barang bawaan, tiket, buket, maupun suvenir juga dapat ikut masuk sebagai detail.

Foto terakhir bisa menjadi penanda bahwa perjalanan sudah selesai dan saatnya kembali ke rumah.

Baca Juga: Cara Membuat Photobook Traveling dari Kumpulan Foto Liburan

Susun Foto Liburan Jadi Cerita Keluarga

Sesampainya di rumah, galeri ponsel biasanya berisi banyak gambar. Morians bisa mulai memilah foto dengan melihat perjalanan dari awal sampai akhir.

1. Pilih Foto dari Awal hingga Akhir Perjalanan

Mulai dari persiapan, perjalanan, kedatangan, aktivitas di destinasi, sampai perjalanan pulang. Urutan waktu membantu setiap foto tersambung dengan cerita berikutnya.

2. Gabungkan Foto Keluarga dan Foto Suasana

Jangan hanya memasukkan foto bersama. Sisipkan gambar makanan, pemandangan, kendaraan, penginapan, tiket, papan nama tempat, maupun detail kecil yang ditemukan sepanjang perjalanan.

Perpaduan tersebut membuat album foto keluarga memiliki variasi gambar. Setiap halaman dapat membawa cerita berbeda.

3. Masukkan Momen Candid

Foto candid dapat menjadi pelengkap foto formal. Tawa, obrolan, ekspresi spontan, sampai aktivitas kecil layak masuk dalam susunan album.

Pilih gambar yang punya kenangan bagi keluarga. Foto dengan kejadian sederhana sering kali justru membuat seseorang tersenyum ketika melihatnya kembali.

4. Tambahkan Caption Singkat

Caption membantu memberi konteks pada foto. Morians bisa menulis nama tempat, tanggal perjalanan, nama makanan, maupun kejadian lucu.

Satu kalimat pendek sudah cukup. Pilih cerita yang ingin diingat saat album dibuka kembali.

5. Cetak Menjadi Photobook Keluarga

Setelah foto terkumpul, susun menjadi photobook keluarga. Atur gambar mengikuti perjalanan mulai dari keberangkatan sampai pulang.

Morians dapat menggunakan Memoriku untuk mencetak kumpulan foto tersebut menjadi photobook. Foto dari galeri ponsel pun memiliki bentuk fisik yang bisa disimpan dan dibuka kembali bersama keluarga.

Abadikan Cerita Liburan Bersama Memoriku!

Sudah memilih foto favorit dari perjalanan keluarga? Susun foto tersebut menjadi photobook keluarga bersama Memoriku dan simpan cerita liburan dalam bentuk fisik. Morians juga dapat melihat referensi desain dan hasil photobook melalui Instagram @memorikuphotobook.

Kalau masih bingung menentukan ukuran, konsep, maupun susunan halaman, hubungi Memoriku melalui WhatsApp +62 811 1010 7512 untuk mendapatkan informasi sesuai kebutuhanmu.