Wisuda adalah salah satu hari yang sayang jika hanya diabadikan lewat satu foto formal di depan gedung kampus. Setelah bertahun-tahun menjalani kuliah, ada banyak cerita yang layak masuk ke kamera, mulai dari foto bersama orang tua, teman, sampai potret dengan latar kota Jakarta.
Morians masih mencari spot foto wisuda dan bisa memilih lokasi sesuai konsep yang diinginkan. Ada bangunan bersejarah, taman hijau, area perkotaan, hingga gedung kampus sendiri. Setelah sesi foto selesai, kumpulan gambar tersebut juga dapat disusun menjadi album foto wisuda.
1. Kawasan Kota Tua Jakarta
Kota Tua cocok untuk Morians yang menyukai nuansa klasik dan bangunan bersejarah. Arsitektur kolonial, area plaza, serta jalan di sekitar kawasan dapat menjadi latar foto yang berbeda dari suasana kampus.
Untuk lokasi foto wisuda di Jakarta, kawasan ini bisa dipilih jika ingin mendapatkan beberapa jenis latar dalam satu sesi. Toga dan pakaian wisuda dapat dipadukan dengan bangunan bernuansa vintage.
Coba ambil foto formal bersama keluarga di area yang memiliki bangunan ikonik. Setelah itu, lanjutkan dengan foto candid ketika berjalan sambil membawa buket atau ijazah.
Agar sesi tidak terasa monoton, manfaatkan beberapa sudut dengan jarak pengambilan berbeda. Foto dari jarak jauh dapat memperlihatkan arsitektur, sedangkan close-up cocok untuk menangkap ekspresi.
2. Perpustakaan Nasional Republik Indonesia
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dapat menjadi pilihan bagi Morians yang menyukai suasana modern dan rapi. Bangunannya memiliki tampilan yang cocok untuk foto dengan gaya minimalis.
Area dengan garis arsitektur yang tegas dapat digunakan sebagai latar. Komposisi seperti ini cocok untuk foto individu maupun foto bersama orang tua.
Jika ingin mencari tempat foto wisuda estetik, perhatikan juga waktu kunjungan dan aturan penggunaan area. Pastikan aktivitas fotografi tidak mengganggu pengunjung lain.
Coba gunakan toga sebagai elemen utama dengan latar bangunan yang sederhana. Foto seperti ini dapat menjadi pembuka saat nantinya dokumentasi disusun menjadi photobook.
3. Kawasan Lapangan Banteng
Lapangan Banteng memiliki area terbuka yang dapat memberikan variasi untuk sesi foto wisuda. Ruang yang luas membuat Morians dapat mencoba berfoto dengan komposisi yang berbeda.
Taman, pepohonan, jalur pejalan kaki, dan area sekitar Monumen Pembebasan Irian Barat dapat digunakan sebagai latar. Tempat ini cocok untuk foto bersama keluarga dalam suasana santai.
Jika datang bersama orang tua, coba ambil foto saat berjalan berdampingan. Foto candid seperti ini dapat menjadi pelengkap dari potret formal.
Untuk mendapatkan hasil yang nyaman dilihat, pilih waktu dengan cahaya yang tidak terlalu terik. Pagi atau sore dapat menjadi pilihan untuk sesi foto luar ruangan.
4. Gelora Bung Karno (GBK)
GBK bukan hanya digunakan untuk kegiatan olahraga. Area kompleksnya juga memiliki beberapa sudut yang dapat digunakan untuk foto dengan nuansa urban.
Morians yang ingin membuat latar foto kelulusan di Jakarta dengan gaya modern dapat memanfaatkan area terbuka, jalur pedestrian, atau bangunan dengan bentuk arsitektur menarik.
Foto bersama teman juga dapat dilakukan di sini. Misalnya, berjalan bersama sambil mengenakan toga, melempar topi, atau mengambil foto spontan setelah sesi formal selesai.
Jika ingin memasukkan unsur keluarga, pilih area yang cukup luas agar semua anggota keluarga dapat masuk dalam satu frame tanpa terlihat terlalu rapat.
5. Monumen Nasional (Monas)
Monas menjadi salah satu ikon Jakarta yang mudah dikenali. Menggunakannya sebagai latar dapat memberikan identitas kota pada dokumentasi wisuda.
Foto dapat diambil dengan posisi Monas berada di belakang subjek. Coba beberapa komposisi, seperti foto seluruh badan, setengah badan, hingga foto keluarga.
Morians juga dapat mengambil foto dari jarak jauh untuk memperlihatkan lingkungan sekitar. Hasilnya dapat digunakan sebagai foto pembuka atau penutup dalam photobook wisuda.
Perhatikan kondisi cuaca sebelum datang. Langit yang cerah dapat membantu menghasilkan foto outdoor dengan latar yang bersih.
6. Taman Menteng
Kalau ingin suasana yang santai dan tidak terlalu formal, Taman Menteng dapat menjadi pilihan. Pepohonan dan area hijaunya memberikan nuansa berbeda untuk dokumentasi kelulusan.
Tempat ini cocok untuk foto bersama orang tua maupun teman. Tidak perlu menggunakan banyak pose. Berjalan, duduk, berbincang, atau tertawa bersama dapat menghasilkan foto candid yang menarik.
Morians juga dapat menggunakan elemen lingkungan sebagai bagian dari komposisi. Misalnya, mengambil foto di jalur taman atau menggunakan pepohonan sebagai latar.
Konsep seperti ini cocok bagi yang ingin memiliki kenangan wisuda di Jakarta dengan nuansa kasual.
7. Gedung Wisuda Kampus Masing-Masing
Tidak perlu selalu mencari lokasi di luar kampus. Gedung tempat prosesi wisuda justru memiliki nilai cerita yang kuat.
Setelah acara selesai, manfaatkan beberapa titik di sekitar kampus. Gedung utama, halaman fakultas, tangga, taman, hingga papan nama universitas dapat menjadi latar.
Foto di lokasi tersebut dapat mengingatkan kembali tempat yang menemani perjalanan kuliah selama beberapa tahun.
Morians juga dapat membuat sesi foto bersama dosen, teman seangkatan, organisasi, maupun orang tua. Dengan begitu, dokumentasi tidak hanya berisi potret diri, tetapi juga orang-orang yang menjadi bagian dari perjalanan kuliah.
Baca Juga: 10 Caption Menyentuh untuk Album Foto Wisuda yang Bisa Kamu Tiru
Cara Membuat Album Foto Wisuda di Memoriku
Sudah mendapatkan banyak foto dari berbagai lokasi? Jangan biarkan hasilnya hanya tersimpan di galeri HP. Pilih foto terbaik dan susun menjadi cerita kelulusan dalam bentuk album fisik.
1. Pilih Foto yang Mewakili Cerita
Tidak semua foto harus dimasukkan. Pilih beberapa gambar dari setiap lokasi, lalu kombinasikan foto formal dan candid.
Contohnya, foto di gedung kampus dapat menjadi pembuka. Setelah itu, masukkan foto bersama orang tua, teman, prosesi wisuda, dan sesi foto di Jakarta.
Cara ini membuat album foto wisuda memiliki alur yang jelas.
2. Susun Foto Berdasarkan Urutan
Morians dapat membuat susunan berdasarkan waktu atau lokasi. Misalnya, dimulai dari persiapan sebelum wisuda, prosesi, foto bersama keluarga, sesi bersama teman, lalu ditutup dengan foto di luar kampus.
Tambahkan caption pendek seperti nama lokasi, tanggal wisuda, atau kalimat yang mengingatkan pada kejadian tertentu.
3. Pilih Konsep Photobook yang Sesuai
Konsep album dapat disesuaikan dengan karakter foto. Jika menggunakan banyak foto arsitektur dan gedung, layout minimalis dapat menjadi pilihan. Untuk dokumentasi bersama keluarga dan teman, gunakan layout yang memungkinkan beberapa foto berada dalam satu halaman.
Morians juga dapat membuat photobook wisuda dengan konsep personal melalui Memoriku. Pilih foto yang paling berarti, kemudian susun menjadi satu cerita yang dapat disimpan dalam jangka panjang.
4. Cetak dan Simpan sebagai Kenangan
Foto digital mudah terselip di antara ribuan file lain. Dengan mencetaknya, dokumentasi wisuda memiliki bentuk fisik yang dapat disimpan di rak buku atau tempat khusus.
Bagi Morians yang sedang mencari jasa cetak foto di Jakarta, Memoriku menyediakan pilihan untuk kebutuhan cetak photobook. Koleksi produk dapat disesuaikan dengan konsep dan jumlah foto yang ingin disimpan.
Abadikan Momen Wisudamu Bersama Memoriku!
Sudah punya daftar spot foto wisuda yang ingin dikunjungi? Siapkan toga, ajak orang tua dan teman terdekat, lalu abadikan hari kelulusan dari berbagai sudut.
Setelah foto terkumpul, ubah dokumentasi tersebut menjadi photobook wisuda bersama Memoriku. Dengan begitu, perjalanan dari ruang kuliah sampai hari kelulusan dapat tersimpan dalam satu album yang bisa dibuka kembali kapan saja.
Cek koleksi lengkap di koleksi Memoriku dan mulai abadikan momen berhargamu hari ini. Untuk melihat inspirasi desain dan hasil photobook, Morians juga dapat mengunjungi Instagram @memorikuphotobook. Jika ingin berkonsultasi mengenai konsep album, langsung hubungi Memoriku melalui WhatsApp +62 811 1010 7512.