foto traveling

7 Ide Foto Traveling untuk Solo Traveler yang Wajib Dicoba

Jalan-jalan sendirian bukan berarti harus selalu meminta bantuan orang lain untuk mendapatkan foto yang bagus. Justru, solo traveling memberi kesempatan untuk mencoba banyak gaya foto tanpa harus merasa canggung. 

Buat Morians yang sedang menyiapkan solo trip, beberapa foto traveling berikut bisa dicoba. Selain cocok untuk mengisi feed media sosial, hasilnya juga bisa dikumpulkan menjadi album foto traveling sebagai dokumentasi perjalanan.

7 Ide Foto Traveling untuk Solo Traveler

1. Foto dari Belakang dengan Latar Pemandangan

Tidak tahu harus pose seperti apa? Foto dari belakang bisa menjadi pilihan paling aman. Morians cukup berdiri menghadap pemandangan, lalu biarkan kamera menangkap suasana di sekitar.

Pantai, gunung, jalan kota, sampai bangunan tua bisa digunakan sebagai latar. Coba ambil beberapa foto sambil berjalan menjauh dari kamera supaya hasilnya tidak terlihat terlalu dibuat-buat.

Pose ini juga cocok untuk foto liburan sendiri karena perhatian tidak hanya tertuju pada diri sendiri. Pemandangan di belakang ikut menjadi bagian utama dari cerita.

2. Coba Mirror Selfie di Tempat yang Unik

Menemukan cermin dengan bentuk atau latar belakang yang menarik? Jangan dilewatkan. Mirror selfie bisa menjadi salah satu ide foto liburan yang praktis untuk solo traveler.

Cermin di hotel, kafe, toko, maupun tempat wisata dapat dimanfaatkan. Perhatikan juga area di belakang cermin karena interior atau dekorasi tempat tersebut bisa membuat foto terasa lebih khas.

Tidak perlu pose yang rumit. Berdiri santai, duduk, melihat ke arah lain, atau memegang kamera dengan satu tangan sudah cukup.

3. Manfaatkan Timer Kamera

Timer kamera adalah salah satu alat paling berguna saat bepergian sendiri. Letakkan kamera atau HP pada tripod, atur waktu beberapa detik, lalu masuk ke dalam frame.

Kalau tidak membawa tripod, permukaan datar seperti bangku atau meja juga bisa digunakan selama perangkat tetap aman.

Jangan hanya berdiri diam. Coba berjalan, melihat pemandangan, duduk, dan melakukan aktivitas yang memang sedang dilakukan. Ambil beberapa frame sekaligus untuk mendapatkan pose foto traveling yang paling natural.

4. Bermain dengan Siluet Saat Sunset

Matahari terbenam bisa menjadi waktu yang tepat untuk mengambil foto siluet. Posisikan tubuh di depan sumber cahaya dan arahkan kamera ke langit.

Hasilnya akan menampilkan bentuk tubuh sebagai bayangan dengan langit sebagai latar utama.

Tidak perlu banyak pose. Berdiri, berjalan, duduk, atau mengangkat tangan bisa menghasilkan bentuk siluet yang menarik. Pantai, bukit, dan tempat dengan area terbuka cocok untuk teknik ini.

Foto seperti ini juga bisa menjadi halaman pembuka yang menarik ketika disusun dalam album foto traveling.

5. Abadikan Detail Kecil Selama Perjalanan

Tidak semua foto traveling harus menampilkan wajah. Detail kecil justru bisa membuat dokumentasi menjadi lengkap.

Coba abadikan tiket perjalanan, makanan khas, minuman, sepatu setelah seharian berjalan, papan nama jalan, transportasi lokal, sampai oleh-oleh yang ditemukan.

Foto-foto tersebut bisa digunakan sebagai jeda di antara foto utama. Saat disusun menjadi photobook traveling, hal ini membantu menggambarkan suasana perjalanan dari sisi yang berbeda.

6. Ambil Foto Wide dengan Lingkungan Sekitar

Kalau biasanya mengambil foto dari jarak dekat, kali ini coba mundur beberapa langkah.

Biarkan lingkungan sekitar masuk ke dalam frame. Morians bisa berdiri cukup jauh dari kamera sehingga tubuh menjadi bagian kecil dari foto, sementara tempat yang dikunjungi menjadi fokus utama.

Teknik ini cocok digunakan di kawasan kota, pantai, pegunungan, pasar, maupun tempat wisata dengan arsitektur khas.

Hasilnya bukan hanya menunjukkan siapa yang sedang bepergian, tetapi juga memberikan gambaran tentang tempat yang sedang dijelajahi.

7. Foto Saat Sedang Melakukan Aktivitas

Daripada terus mencari pose, coba foto saat sedang melakukan sesuatu. Misalnya, sedang membaca buku di kafe, membeli makanan, berjalan di trotoar, melihat peta, menikmati pemandangan, atau duduk santai.

Timer bisa digunakan untuk mendapatkan foto seperti ini. Morians cukup menyiapkan kamera dari awal, lalu melakukan aktivitas seperti biasa.

Hasilnya biasanya terlihat lebih santai karena tubuh tidak terlalu fokus pada kamera. Foto semacam ini juga bisa memberikan variasi ketika disusun menjadi album foto traveling.

Baca Juga: 6 Gaya Foto Traveling Pakai Tripod Wajib Coba Solo Traveler

Cara Ambil Foto Sendiri Tanpa Minta Bantuan Orang

Solo traveling bukan alasan untuk melewatkan foto yang bagus. Dengan sedikit persiapan, Morians bisa mengambil foto sendiri dari berbagai sudut.

  1. Pertama, cari lokasi yang memungkinkan kamera diletakkan dengan aman. Tripod mini akan sangat membantu, terutama saat ingin mengambil foto dari jarak jauh.

  2. Kedua, tentukan komposisi sebelum masuk ke dalam frame. Ambil satu foto percobaan untuk melihat posisi tubuh dan latar.

  3. Ketiga, gunakan timer atau mode burst. Jangan hanya mengambil satu foto. Beberapa frame akan memberikan pilihan pose yang lebih banyak.

  4. Keempat, manfaatkan aktivitas yang sedang dilakukan. Daripada berdiri sambil melihat kamera, coba berjalan atau menikmati pemandangan.

  5. Terakhir, tetap perhatikan keamanan perangkat. Jangan meninggalkan HP atau kamera di tempat ramai hanya demi mendapatkan satu foto.

Yuk, Abadikan Cerita Solo Trip-mu!

Sudah punya koleksi foto traveling favorit? Pilih foto yang paling berkesan dan ubah menjadi cerita yang bisa dibuka kembali kapan saja.

Morians bisa melihat koleksi produk di koleksi Memoriku. Kalau ingin berkonsultasi mengenai produk atau konsep, langsung hubungi Memoriku melalui WhatsApp +62 811 1010 7512.